Berbicara di depan umum memang memerlukan keterampilan tersendiri.
Banyak orang yang mengatakan, untuk bisa menjadi seorang public speaker
yang handal, anda harus memiliki kemampuan berbahasa yang baik dan
karisma yang tinggi. Simak saja aksi para orator handal dunia seperti
Martin Luther King, Adolf Hitler, atau Sukarno.
Namun jangan salah, untuk bisa berbicara di depan umum dengan baik, anda
tidak perlu gaya pidato yang berapi-api layaknya tokoh-tokoh tersebut.
Yang anda perlukan hanyalah penguasaan topik yang dibicarakan, cara
presentasi, dan sedikit kepercayaan diri. Simak tipsnya
berikut:
1. Pengalaman
tips untuk berbicara di depan umum: pengalaman. Untuk bisa lancar
menyampaikan isi kepala anda ke orang lain, anda perlu pengalaman. Makin
tinggi jam terbang anda dalam berbicara di hadapan publik, makin lancar
pula anda dalam menyampaikan berbagai ide. Makin banyak pengalaman,
berbagai kemampuan teknis dalam berbicara akan meningkat dan rasa demam
panggung akan makin berkurang.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk mengambil hikmah dari setiap
penampilan anda di depan orang lain. Mungkin pertama kali hasilnya tak
terlalu memuaskan, namun pengalaman ini pasti akan memoles keterampilan
anda menjadi jauh lebih baik dalam kesempatan berikutnya.
2. Kontak mata
Satu lagi poin penting yang tak boleh dilupakan adalah kontak mata.
Pastikan bahwa selama berbicara pandangan anda tidak hanya tertuju pada
satu titik. Jangan hanya melihat teks, jangan hanya melihat layar
presentasi, apalagi terus menerus menunduk ke bawah. Cobalah untuk
menatap audiens anda, tidak hanya pada satu arah, namun juga ke beberapa
arah yang berbeda.
Dengan adanya kontak mata, audiens akan merasa lebih diperhatikan.
Akibatnya, mereka pun akan lebih fokus mendengarkan apa yang anda
sampaikan. Jika anda merasa grogi atau tidak percaya diri untuk menatap
mata mereka secara langsung, cobalah untuk menatap dahi atau para
penonton.
3. Senyum
Banyak orang yang lupa untuk tersenyum ketika sedang melakukan
presentasi di hadapan orang lain. Padahal, senyum adalah hal yang sangat
penting untuk mengapresiasi para pendengar anda, apapun topik pidato
yang sedang disampaikan. Oleh karena itu, jangan lupa untuk tersenyum,
terutama pada bagian awal pidato atau presentasi.
Cobalah simak cara Mario Teguh ketika sedang berbicara di depan
penonton. Ia tampak sangat bersahabat dan murah senyum, sehingga kita
pun menjadi lebih simpatik dalam mendengarkan berbagai hal yang
disampaikannya. Oleh karena itu, senyum sangat penting dalam setiap
pubic presentation.
4. Evaluasi dan latihan dengan membuat video blog
Salah satu tips paling ampuh dan modern untuk berbicara di depan umum
adalah dengan membuat video blog alias Vlog. Sama halnya seperti
blogging, anda menceritakan berbagai opini dan pendapat anda tentang
suatu hal, namun tidak melalui artikel, melainkan dalam media video.
Cobalah untuk merekam diri anda ketika sedang berbicara, dan upload ke
berbagai situs seperti YouTube atau Facebook.
Hal ini sedikit banyak bisa menjadi sebuah metode latihan untuk
berbicara di depan publik dengan efektif. Setelah selesai mengupload,
tonton dan cermati video anda. Pelajari berbagai kekurangan yang terjadi
saat berbicara, dan cobalah untuk memperbaikinya.
5. Bayangkan
Selama proses latihan, cobalah untuk membayangkan dan memvisualisasikan
saat-saat di mana anda sedang berbicara di depan publik. Bayangkanlah
seperti apa posisi anda ketika berbicara, gaya bahasa apa yang akan
digunakan, bagaimana anda berinteraksi dengan audiens, dan bagaimana
respon mereka terhadap hal-hal yang disampaikan.
Proses visualisasi dan membayangkan ini sangat berguna dalam proses
latihan, serta membuat diri anda lebih siap secara mental. Cobalah untuk
mencatat hal-hal yang anda bayangkan tersebut, dan cobalah untuk
melatihnya dengan baik.
6. Jangan tegang
Mungkin rasa tegang, gugup, dan grogi adalah musuh nomor satu seseorang
ketika akan berbicara di depan publik. Nah, jika anda ingin sukses, maka
rasa tegang tersebut harus diatasi. Caranya mudah, bayangkanlah bahwa
para penonton tersebut seolah-olah seperti sosok labu, boneka, atau
berbagai benda lucu lainnya yang tidak terkesan mengancam keberadaan
anda sebagai pembicara.
Salah satu hal lain untuk mengatasi rasa tegang adalah relaksasi, dengan
menghirup dan menghembuskan napas panjang sebelum tampil. Persiapan
yang matang juga bisa meningkatkan rasa percaya diri anda dan mengurangi
rasa grogi, tegang, dan nervous.
7. Pahami pula setting dan tempat ruangan anda berbicara
Jika memungkinkan, kunjungilah tempa anda akan berbicara beberapa hari
sebelum pelaksanaan acara. Cermati dengan seksama bentuk panggung yang
disediakan untuk anda. Perhatikan pula apakah anda bisa berbicara sambil
duduk, harus melakukannya sambil berdiri, dan seberapa jauh jarak
pembicara dengan penonton.
Hal ini berguna untuk menentukan gaya yang akan anda bawakan selama
berbicara. Setelah menilik suasana panggung, mungkin anda akan memilih
gaya bicara seperti Mario Teguh, yang sedikit berjalan dari satu tempat
ke tempat lainnya. Atau mungkin anda memilih gaya bicara orasi, yang
terpaku di mimbar. Yang jelas, sesuaikan gaya anda dengan kondisi tempat
presentasi.
8. Pahami karakter audiens
Saat berbicara di depan umum, anda harus benar-benar memahami kepada
siapa anda akan berbicara. Apakah anda akan berbicara untuk kalangan
pelajar SMA? Apakah untuk mahasiswa? Untuk ibu rumah tangga? Atau justru
untuk anak-anak kecil? Yang jelas, anda harus menyesuaikan gaya bahasa
dan substansi materi presentasi anda sesuai dengan kategori audiens.
Cari tahu golongan mana yang paling dominan di antara para penonton yang
akan mendengarkan anda. Cobalah untuk mengangkat berbagai topik, tema,
dan contoh kasus yang populer dalam golongan dominan tersebut untuk
membuat para penonton merasa pidato anda lebih menarik.
9. Latihan
Untuk bisa berbicara di hadapan publik dengan lancar, latihan mutlak
diperlukan. Apalagi jika selama ini anda merasa sebagai orang yang
pemalu atau introvert yang jarang berbicara di hadapan orang lain, maka
latihan yang ekstra keras pun wajib dilakukan. Cobalah untuk berlatih di
hadapan cermin, atau mungkin di hadapan anggota keluarga anda.
Saat berlatih, pastikan anda mengevaluasi berbagai hal, mulai dari
volume suara, materi yang dibawakan, bahasa tubuh, hingga berbagai hal
lainnya. Satu hal lagi, cobalah sebisa mungkin membuat proses latihan
menjadi suatu hal yang menantang dan menyenangkan.
10. Kuasai materi presentasi
Sebelum beranjak ke berbagai tips teknis untuk berbicara di depan umum,
anda harus memastikan bahwa semua materi yang akan disampaikan sudah
dikuasai dengan baik. Seorang pembicara harus paham luar-dalam topik
permasalahan yang dibicarakannya. Bersiap-siaplah pula untuk menghadapi
pertanyaan dari para audiens jika ada sesi tanya jawab setelah
presentasi.
Selain itu, penguasaan materi dengan baik juga akan meningkatkan rasa
percaya diri anda. Tak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, audiens atau
penonton pun akan merasa mendapatkan sesuatu yang berarti setelah
mendengar pidato, ceramah, atau presentasi yang anda lakukan.

[http://suaraindonesia.net/]
8:34 AM